WelcoMe To Mr Wuijaya Blog

Selamat Datang
Welcome,
Huan Ying Ni

Di Blog Ku.
Mari Kita Bersama Sama Menulis apa saja yang bisa ditulis, Lampiaskan Semua Pemikiran-Pemikiran BesarMu Sebagai KaWula Muda Yang penuh Dengan Ide Kreativitas dan Daya Imajinasi.
Selamat Menulis, Jadikan Menulis Sebagai Tempat Berkreasi

Ekspresikan...Ide Mu.....................
Thank You All :)

Regard

Wuijaya

Kamis, 27 Agustus 2009

DIRGAHAYU HUT NEGERIKU INDONESIA

Selamat Bertemu Kembali YS,
Hampir seminggu Semenjak Artikel Terakhir, Aku baru kembali Lagi, Harap Dimaklumi ya
Banyak Ide-ide artikel Tapi Susah Mencari Waktu Untuk Menuangkannya dalam Tulisan.
Kali ini Akan Kuberikan Hasil PemikiranKu Yang Kesekian Kalinya Untuk Semua YS...


DIRGAHAYU HUT KE 64 INDONESIA

Tujuh belas agustus tahun 45
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari Merdeka Nusa dan Bangsa
Hari Lahirnya Bangsa Indonesia

Merdeka...Sekali Merdeka Tetap Merdekaa
Selama hayat Masih dikandung Badan
Kita Tetap Setia, Tetap Setia Membela Negara Kita

Hampir Seminggu Lebih sudah Kita Memperingati Hari Kemerdekaan Negeri Yang Kita CIntai ini Indonesia, Yang Jatuh Pada Tanggal 17 Agustus. Masih Teringat Dengan Jelas, Upacara Bendera Di Istana Merdeka, Yang Diiringi Lagu Indonesia Raya dan lagu nasionalis Lainnya, Gagahnya Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Mengiringi Kenaikan dan Penurunan Bendera Sang saka Merah Putih, Perlombaan dan acara acara Rutin Yang diselenggarakan Setiap Tgl 17 Agustus. Sungguh Sebuah Mementum yang tidak Bisa dinikmati setiap hari.

Kalau kita Melihat Kilas Balik Berpuluh-puluh tahun yang lalu, Tentu semua Kemerdekaan yang bisa kita rayakan Hingga saat ini dengan meriah dan Penuh gegap Gempita Tidak diraih dengan Mudah Seperti Membalikan Telapak Tangan. Harga Yang Harus Dibayar Untuk Meraih semua Ini Tidak Murah. Berpuluh-puluh Ribu Nyawa Menjadi Tameng dan benteng Untuk Sesuatu yang diimpikan Rakyat Indonesia, Berperang Dengan Senjata Yang Jauh dari Layak Untuk Bertempur dengan Penjajah. Berhari-hari, Berbulan-bulan Bahkan Bertahun tahun Kondisi Kehidupan yang tidak menentu, Berpindah-pindah untuk mencari tempat yang aman dan untuk mengelabui lawan, Rela Kehilangan Saudara Yang Gugur Di Medan Perang, Berkeringat Darah, Bahan Makanan Yang Seadanya sekedar Membuat Perut Tidak Kosong. Tapi Semua Itu Bisa Di TakLukan Dengan Sebuah IMPIAN, Impian Yang Begitu Membaranya Membakar JIWA dan RAGA setiap Rakyat Indonesia, Bahkan Tak TerPadamkan Dengan Semua Tantangan Dan Rintangan, Yakni IMPIAN Untuk Mengeluarkan INDONESIA Keluar Dari Belenggu Penjajah Dan Penderitaan, Membawa Indonesia Menuju KEMERDEKAAN Yang Menjadi HAK dari Seluruh Masyarakat Dunia, Mengisi Indonesia Dengan Kemajuan Kemajuan Yang Mengangkat Harkat bangsa, Dan Melihat Indonesia Menjadi Sebuah Negara Maju yang mampu Menjadi Kompas Dunia. Dengan Cita-Cita Yang Mulia Tadi, Akhirnya Bangsa ini Berhasil Memerdekakan
Diri Dan Menjadi Negara yang Bebas dari Belenggu Penjajahan.

64 Tahun, Itulah usia Tempat kita Berpijak Selama ini, Mulai Dilahirkan, Berkembang dan Menjadi Dewasa. Usia Yang Tidak Muda lagi, Usia yang Sudah Penuh Makan Asam Garam dan Pengalaman hidup. Teringat waktu SD dulu, saat Negeri Ini Masih Berusia 50 Tahun, Pas Setengah Abad. Semua Merayakan Dengan Suka Cita, Karna Sudah Menginjak Usia 50 Tahun.
Sekarang Negeri Kita sudah Memasuki Usia Kepala 6, Tentu Akan Terus Bertambah dan Bertambah Lagi.

Semenjak Merdeka 17 Agustus 1945 hingga saat ini 17 Agustus 2009, APakah Bangsa ini Mengalami Kemajuan???. Mari Kita Lihat Secara Objektif, Memang masih Banyak Pekerjaan Besar yang belum terselesaikan, Kesehjateraan Rakyat yang masih belum merata, Pembangunan Daerah Yang Belum Berimbang, Sumber Daya Alam Yang Masih Kurang Kita Manfaatkan Demi Kesehjateraan Rakyat, Pendidikan Yang Masih belum dinikmati oleh seluruh Anak-anak Indonesia. Walaupun Bencana dan Musibah Kerap Menghampiri Tanah Air ini, Pergolakan-pergolakan yang Masih Terjadi, Namun Kemajuan Itu Tetap ada, Perkembangan Itu Nyata. Pembangunan Fisik dan infrastruktur Kelihatan Hasilnya, Pergerakan Ekonomi menanjak Pelan tapi pasti, Rakyat Yang Kelaparan Berkurang, Pendidikan Mendapat Prioritas Dengan dana Yang Besar, Demokrasi Yang Berkembang, Citra Indonesia di Kancah dunia Yang diperhitungkan Kembali dan tentunya masih banyak lainnya lagi yang Tidak cukup kita jelaskan disini. Kalau ada Yang mengatakan Kita Masih sama dengan Indonesia Yang dulu, Berarti Mereka Tidur selama ini, Mereka Belum Melek dan Belum sadar Kemajuan yang dicapai bangsa ini. Kalau ada Yang mengatakan Bangsa Ini tidak bergerak kemana-mana, hanya Berjalan ditempat, Berarti mereka selama ini, Tidak Ikut dalam Rombongan Kereta Yang Telah Bertransformasi Maju Kedepan.

Kalau dikatakan Kita Masih Tertinggal dari negara Negara sahabat yantg usianya relatif muda,Tentu susah untuk membantahnya. Itu Kenyataan. Tapi Apa Karna Ketertinggalan ini, Kita Lantas berkecil Hati dan Malu Menjadi Rakyat Dari Negeri yang Penuh Pesona ini.
TIDAK!, Percayalah, INDONESIA akan Bergerak dan Terus bergerak untuk Mengejar. Kalau saya Ibaratkan, Negeri Kita ini Sebuah Mobil Dengan Muatan Yang Tidak ringan, Jalan Yang dilalui itu Menanjak, Beban Muatan Semakin Bertambah. Mesin Yang sekarang Sedang Berputar sudah Semakin Haus dan butuh Penyegaran Spare Part Yang Handal. Nah,Sekarang Tugas Pengemudi Untuk Membawa Mobil ini Berjalan On The Right Track, Biar Sedikit Lambat Tetapi pasti. Sambil Berjalan, Spare part yang Haus Itu akan diganti Dengan Yang lebih Bagus. Sehingga Mobil ini, Akan Lebih Terpacu. Banyak Keindahan Yang ada di Negeri ini, Tidak akan kita temukan diluar sana. Rasa Kekeluargaan dan Gotong Royong yang menjadi Ciri Khas Kita, Susah untuk Dilupakan Bila Kita berada diluar sana.

Indonesia Bagaikan Sebuah Puzzle Yang terdiri dari Beribu-ribu Pulau, Berpuluh-puluh Provinsi dan Berpuluh-puluh suku. sekarang kita masih dalam tahap penyusunan Puzzle ini menjadi sebuah Cetakan Gambar yang indah. Keindahan demi Keindahan Sudah Kita susun Menjadi sebuah Ratna Mutu Manikam. Dan kita harus berbangga, Pluralisme dan Keanekaragaman Kehidupan Di Negeri ini Menjadi Sebuah Kekuatan Yang tidak bisa dipandang remeh. Ia Menjadi Pondasi Bagi Bangunan yang Bernama Keharmonisan. Kerukunan Antar Umat Beragama, Sifat saling Tolong menolong dan Gotong Royong. Sungguh Sebuah Keindahan dalam Kehidupan Manusia sebagai Makluk Sosial.

Nah, Memanfaatkan Momentum Hari Kemerdekaan ini, Kita Tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air dan Nasionalisme. Berbanggalah Menjadi salah satu Pilar Bangsa. Berbesarlah Menjadi salah rakyat dari Sebuah Negeri Yang Memperjuangkan Kemerdekaannya Tanpa Mengenal Putus Asa dengan Perjuangan Yang Mulia. Mengutip Pernyataan dari Sang Proklamator " APakah Bangsa ini Didirikan Untuk Jatuh dan Terbenam, Jawabannya TIDAK!!!!!!, ", " Ada Sebuah negeri nan Jauh diutara sana, Kehidupan Rakyatnya penuh dengan Kebahagian dan Kesenangan, Semua Kebutuhan Terpenuhi tanpa harus bersusah payah, apakah Kita Ingin Bangsa ini Hidup Seperti itu???, Jawabannya TIDAKKKK!!!, Kita Ingin Menjadi Sebuah Bangsa Yang Kuat, Dijatuhkan, Kemudian BANGKIT, DiHina, Kemudian BANGKIT, DiJatuhkan Lagi, kemudian BANGKIT "..

Untuk mencapai Sebuah CIta-Cita Mulia ini, Tidak Hanya Menjadi Tanggung Jawab Pemerintah, Tetapi menjadi Kewajiban Kita Semua, Rakyat Indonesia. Kita Tingkatkan Rasa Solidaritas dan Satu Keluarga sebagai Bangsa Indonesia. Jangan Lagi saling Merendahkan dan Menyumpah serapah, Karna Itu Tidak akan membawa hasil Apa apa, Justru Kemunduran Yang akan selalu mengikuti. Akhir Kata :

Selamat DIRGAHAYU HUT KE 64 INDONESIA
Jayalah Selalu IndonesiaKu, IndonesiaMu, Indoensia Kita Semua..


Regard

WUIJAYA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar